Dra. Christiana Indah W, Apt, M.Si Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto membuka acara Sosialisasi HIV/AIDS bagi calon pengantin,

Dra. Christiana Indah W, Apt, M.Si Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto membuka acara Sosialisasi HIV/AIDS bagi calon pengantin,  Selasa,  (12/3/2019) di Gedung Dharma Wanita Kota Mojokerto, Jalan HayamWuruk. Ketika membuka acara  Cristina mengatakan bahwa  Penyakit HIV/Aids termasuk penyakit yang dapat menular  sehingga makin hari makin banyak yang terkena. Untuk itu  perlu dicegah adalah dimulai  dari lingkungan keluarga dengan membangun keluarga yang  harmonis sehingga  kemungkinan resikonya semakin kecil, selain itu perlu dipersiapkan bagi calon pengantin baik laki-laki maupun perempuan adalah rentan terhadap penyakit menular, misalnya HIV/AIDS, karena penyakit tersebut merupakan penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun bisa dicegah baik penyebarannya ataupun perkembangan virusnya.

Foto bersama setelah acara sosialisasi

Adapun data di Kota Mojokerto proporsi kelompok umur tertinggi pada data kumulatif s/d tahun 2018 adalah usia 25-49 tahun sebanyak 601 (70,5%), dan kalau dilihat dari jenis pekerjaannya terbanyak pada kelompok pelanggan WTS dengan periode yang sama sebesar 426 (50%) dan disusul oleh Ibu Rumah tangga sebesar 178 orang (20,9%), pada kelompok ibu rumah tangga didapatkan tren cenderung naik dari tahun 2015 s/d 2017. Melihat data di atas dapat diketahui bahwa penularan ke ibu rumah tangga rentan terjadi hal ini disebabkan oleh karena belum semua catin dilakukan skreening serta konseling kesehatan secara komprehensif, sehingga berpotensi untuk menjadi tertular baik dari laki-laki maupun dari pihak perempuannya.

Sementara itu Ny. Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto memberikan sambutan

Kunci dari kesehatan catin khususnya kesehatan terhadap penyakit menular adalah pentingnya kesadaran diri terhadap masalah kesehatan pada dirinya dan calon pasangan salah satunya HIV/AIDS. Indah berharap dalam forum ini Ibu-ibu PKK mampu untuk melaksanakan perannya sebagai penggerak masyarakat khususnya memberikan informasi tenatng pentingnya pemeriksaan kesehatan catin sehingga mengurangi atau bahkan mencegah terjadinya penularan penyakit.

Siti Malicha, S.ST, M.Kes menyampaikan laporan

Sementara itu Ny. Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto dalam pengarahannya mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi HIV/AIDS bagi Cantin pada PKK adalah sebagai bentuk dukungan TP PKK dalam Program Kesehatan yang dilaksanakan oleh pemerintah dalam melakukan pencegahan HIV/AIDS, agar dapat mensejahterakan keluarga termasuk calon pengantin yang nantinya akan menjadi keluarga muda.

Oleh karena itu PKK mempunyai peran strategis untuk mencegah HIV/AIDS dengan membentengi keluarga masing-masing, caranya adalah memberikan pemahaman pada keluarga apa bahaya dan resiko dari HIV/AIDS. Serta PKK sebagai Penyuluh, Penggerak, dan pencatat dengan struktur dan mekanisme pembinaan berjenjang sampai tingkat Dasa Wisma dan tentunya sangat menunjang untuk tercapainya kesadaran keluarga agar dapat berprilaku hidup sehat dan bersih agar terhindar dari virus yang mematikan ini. HIV biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan narkoba.

Ny. Hj. Nur Chasanah Achmad Rizal Ketua Tim Penggerak PKK Kota Mojokerto dengan narasumber

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan di Kota Mojokerto, kasus HIV terjadi pada semua golongan usia terjadi pada anak, anak remaja, ibu hamil maupun pada golongan produktif. Yang artinya semua beresiko, sehingga sangatlah penting deteksi dini HIV dilakukan sejak calon pengantin untuk mendapatkan generasi yang sehat, berkualitas yang tidak membahayakan kelangsungan pembangunan dan kehidupan kebangsaan. Diharapkan melalui PKK kita dapat melakukan pendekatan pada keluarga termasuk calon pengantin untuk menanamkan kesadaran, melakukan reproduksi sehat dan melakukan pembinaan, ini penting karena sehebat apapun gejolak dari luar, jika pemahaman dari lingkungan keluarga bagus maka tantangan dari luar tidak akan berpengaruh.

peserta sosialisasi

Menurut Siti Malicha, S.ST, M.Kes tujuan dilaksanakan kegiatan Peserta bisa memberikan dorongan kesehatan reproduksi bagi cantin, meningkatnya pengetahuan bagi penyuluh pernikahan tentang kesehatan reproduksi, terlaksanakannya pemberian motivator cantin untuk melaksanakan kesehatan di fasilitas kesehatan, untuk meningkatkan status kesehatan bagi perempuan dalam mencapai produktivitas yang maksimal, karena kesehatan perempuan yang paling utama mereka harus betul-betul siap jika hamil, menjaga kesehatan anaknya, selain itu mereka juga harus tau cara mendidik dan menjaga anak mulai dari kehidupan 1000 hari anak. Kegiatan dilaksanakan Selasa (12/3/2019) di Gedung Dharma Wanita Kota Mojokerto yang di ikuti 100 orang, dengan Narasumber : dr. Yati Supariyati dari Tk I Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, dr. Indro Buono, Sp.Pd, M.Kes dari Tk II RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo. (Sef/yuk).

 

 

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email