Walikota Mojokerto saat Penandatanganan MoU-foto ron

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Sehari setelah melakukan MoU terkait pembiayaan modal usaha tanpa bunga, Walikota Mojokerto kembali membuat langkah strategis dengan menggandeng tim ekonomi kreatif dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Mojokerto. Bertempat di ruang kerja Walikota, penandatanganan MoU Pemkot Mojokerto dengan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dilaksanakan, Selasa (5/2/2019).

Pada kesempatan ini, Walikota Mojokerto yang akrab disapa Ning Ita menyampaikan niatannya dalam bidang ekonomi dengan misi dasar mensejahterakan masyarakat.  “Langkah kesepakatan ini bertujuan untuk merangsang dan menggerakkan pegiat ekonomi kreatif yang ada di Kota Mojokerto,” katanya.

Walikota Mojokerto bersama tim ICCN saat melakukan pembicaraan terkait kesepakatan-foto ron

Langkah awal untuk bisa mencapai tujuan tersebut yaitu dengan mendirikan Mojokerto Akademi (Moka) Space, yang rencananya akan ditempatkan di eks Kantor Dispendukcapil, Kranggan, Kota Mojokerto. “Moka space ini diperuntukkan sebagai tempat bertemunya para pegiat usaha kreatif. Di sana mereka bisa melakukan hal-hal terkait kemajuan dan perkembangan usahanya, seperti diskusi, sharing, membangun jaringan kerja dan lain-lain,” paparnya.

Dilihat dari potensi usaha kreatif yang ada di Kota Mojokerto, Ning Ita meyakini bahwa Moka space ini akan memberi manfaat yang luar biasa. “Dengan adanya kesepekatan ini, Moka Space diharapkan menjadi pondasi yang kuat guna membangun Kota Mojokerto lebih maju lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, dibidang permodalan dan pemasaran yang selama ini memang menjadi kendala bagi para pengusaha khususnya UKM dan IKM, Walikota menegaskan hal itu bisa teratasi dengan meneruskan program pembiayaan modal usaha tanpa bunga yang selama ini sudah berjalan. “Untuk permodalan, pada tahun 2019 ini kita menambah lagi hingga 5 miliar. Tahun yang lalu jumlahnya sebesar 3 miliar dan itupun tidak terserap 100 persen, nah untuk tahun ini kita tambah menjadi 5 miliar dan harus habis,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk bidang pemasaran kita ambil langkah seperti yang diketahui bersama saat ini, yaitu membangun jaringan dengan ICCN.”Ini manfaat dari kesepakatan usaha kreatif, jadi untuk menyelesaikan sebuah permasalahan, tidak bisa dikerjakan secara terpisah, semua harus terintegrasi,” pungkasnya. (ron/an)

Print Friendly, PDF & Email