PPK Magersari, Komisioner KPU dan Muspika saat Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Tambahan Tngkat Kecamatan-foto an

MOJOKERTO-GEMA MEDIA: Adanya Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kota Mojokerto, Kapten Infantri  Desto Jumeno Danramil Magersari mengatkan, jangan sampai ikut coblos dalam Pemilu 2019.  Mengingat TKA yang berada di Indonesia sebagian besar memiliki KTP electronic.  Sehingga kalau tidak telili, petugas KPPS akan melayani TKA yang memiliki KTP tersebut datang ke TPS. Penyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) tingkat Kecamatan Magersari, selasa 5/3/2019.

Namun kekawatiran tersebut telah ditanggapi oleh Triwidya Kartika Sari Komisioner KPU Kota Mojokerto yang juga hadir di acara tersebut. Menurut Komisioner KPU bagian perencanaan dan Data bahwa, di Kota Mojokerto ada 18 (delapan belas) TKA yang memilik Kartu Tinggal Terbatas (KITAS), namun sejauh ini pihak Dispendukapil belum mengeluarkan KTP electronik untuk mereka. Sejumlah TKA tersebut dipastikan tidak terdaftar pada DPT Pemilu 2019,karena pihak KPU sudah melakukan penelusuran data, katanya

Peserta Rapat Pleno Terbuka di Keamatan -foto an

“Sejumlah TKA tersebut, paling banyak ada di wilayah PPS Balongsari, mereka bekerja di Sunrise Mall, dan bertempat tinggal di Royal Regency. WNA yang memiliki KTP elektronik dari Negara Indonesia tetap tidak memiliki hak pilih, jadi tidak perlu dikawatirkan lagi dengan dugaan mobilitas suara dan lain sebagainya” terangnya.

Rapat Pleno terbuka kali ini dihadiri pula oleh Polsek Magersari, Pengawas tingkat Kecamatan Megersari dan anggota PPS se-Kecamatan Magersari dan pengurus partai politik. Pimpinan Rapat R.Donny Yananto ketua PPK Magersari menjelaskan, jumlah akumulatif pemiih tambahan di wilayah Kecamatan Magersari sampai dengan pleno ini digelar sebanyak 215 pemilih .terdiri dari pemilih masuk yang mengurus di daerah asal sebanyak 1 (atu) orang, pemilih masuk yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 65 orang.  Sedangkan pemilih keluar yang mengurus di daerah asal sebanyak   28 orang   yang mengurus di daerah tujuan sebanyak 121 orang. (an)

Print Friendly, PDF & Email