Walikota mengunjungi Bank Sampah "Palem Raja" -foto an

MOJOKERTO – GEMA MEDIA : Agenda PSN terintegrasi jumat pagi , 22/2/2019,bertempat di Lingkungan Sabuk Kelurahan/Kecamatan Prajuritkulon, Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, SE (Ning Ita) memberikan apresiasi terhadap Bank Sampah. Menurut Ning Ita, berdirinya Bank Sampah sangat membantu Pemerintah Kota Mojokerto dalam menyelenggarakan kegiatan kebersihan lingkungan.  Bank Sampah “ Palem Raja” di Lingkungan Sabuk tepatnya Juritan Gg., 3 ini sudah melaksanakan kegiatan pemilahan sampah dan sudah mampu memproduksi kreasi daur ulang.

“ Kreasi daur ulangnya sudah bagus, tinggal estetikanya yang perlu ditingkatkan agar mampu memiliki nilai jual yang tinggi” kata ning Ita.  Di Kota Mojokerto sudah banyak berdiri Bank sampah ditingkat RW, dan kedepan akan diadakan lomba Bank sampah, agar masyarakat termotivasi dalam mengelola sampahnya yang bersumber dari rumah tangga.

Walikota melihat jentik di tempat air minum burung-foto an

Kunjungan kerumah warga kali ini, Ning Ita juga sempat mengunjungi anak usia 8 tahun yang terkena serangan jantung.  Oleh karena itu, Ning Ita meminta agar keluarganya lebih aktif untuk melakukan control ke rumah sakit. Beberapa permasalahan lain  seperti yang dilaporkan lurah Pajuritkulon M.Rokhan, terdapat rumah kumuh dan juga ada 2 rumah yang positif jentik.  Kemudian ada anak SD kelas 5 yang putus sekolah serta kelas 2 SMP yang juga putus sekolah.  Permasalah ini bukan karena tidak mampu bayar, akan tetapi permasalahan anaknya yang tidak mau sekolah, lantaran sudah terlanjur bergaul  “ dengan dunia luar.” Kalau masalah biaya tidak mampu, gampang, tetapi kalau anaknya yang tidak mau sekolah, ini jadi repot” katanya.  Untuk itu perlu terus dimotivasi agar anak tersebut bisa lajut.

Mahfud dan isteri minta foto bersama Walikota, Camat dan Lurah Pralon-foto an

Di Rumah Mahfud, Walikota yang didampingi Camat dan Lurah Prajuritkulon menjumpai jentik yang ada ditempat minum burung. Saat salah satu sangkar burung  diturunkan ternyata banyak jentik yang baru bertelor ditempat minum burung tersebut. Melihat fakta ini, Ning Ita langsung mengingatkan kepada keluarga Mahfud agar lebih sering membersihkan tempat minum burung tersebut. Bukan hanya diganti airnya tetapi juga dibersihkan tempatnya. “untuk junungan PSN setiap jumat para kader, jangan hanya melihat jentik di kamar mandi, tetapi juga tempat minum burung, ayam atau tempat ada air menggenang, di pot bunga, saluran2 atau kaleng bekas jangan sampai ada air yang menggenang karena itu tempat berkembangbiaknya nyamuk aedes aegepty” terang Ning Ita.

Musin pancaroba seperti sekarang ini, Walikota mengajak warga lebih meningkatkan giat bersih-bersih lingkungan dimulai dari rumahnya sendiri.

Selain bicara masalah kebersihan lingkungan, saat sambutan Walikota juga menginformasikan tentang rencana kegiatan Mojokerto Akademik Spase (MOKA). Untuk ini akan dikelola oleh Disporabudpar sebagai wadah ajang kreasi dan belajar  serta berinovasi bagi para pemuda yang lebih bermanfaat.(an)

Print Friendly, PDF & Email