Heru Siswoyo mantan karyawan PT PRIA dan juga selaku Koordinator aksi.-foto ron

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Rahasia perusahaan pengolah limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), PT. PRIA, dibongkar secara terbuka oleh eks pekerja perusahaan tersebut.

Heru Siswoyo mantan karyawan PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) dan juga selaku Koordinator aksi unjuk rasa di depan Plant PT PRIA pada hari Rabu (20/2) kemarin, mengatakan adanya timbunan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang terdapat di bawah bangunan perusahaan tersebut.

“PT. PRIA berdiri sejak tahun 2010, saat itu masih belum punya ijin pengolahan. Saat itu, saya ikut melakukan pengurukan lahan dengan timbunan limbah B3, pemerataan tanah sampai pengecoran, katanya, Rabu (20/2/2019).

Warga Desa Lakardowo yang berunjuk rasa di depan Plant PT. PRIA-foto ron

Menurutnya, sebelum di bangun gedung PT PRIA, riwayat tanah adalah dataran yang kemudian digali hingga membentuk sebuah kubangan.

“Setelah itu baru limbah-limbah itu di masukkan kedalam kubangan tersebut yang kemudian ditimbun menggunakan tanah dan dilapisi dengan Cor beton dengan ketebalan 30 cm,” ujarnya.

Menurut Heru, untuk meyakinkan hal tersebut bisa dibuktikan dengan membongkar lantai gudang PT PRIA, seperti yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Cinangka.

“Jika PT PRIA tidak mau membongkar kami tetap akan bergerak, karena PT PRIA tidak memiliki ijin penimbunan,” tambahnya.(Ron/an)

Print Friendly, PDF & Email