Pembacaan deklarasi oleh Camat Kranggan-foto jen

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Rokok merupakan ancaman kesehatan yang sangat berbahaya bagi perokok itu sendiri (perokok aktif), juga orang yang menghirup asap rokok (perokok pasif). Mengingat adanya bahaya sap rokok tersebut, Kecamatan Kranggan melakukan Deklarasi Kawasan Bebas Asap Rokok di Lingkungan Kantor Kecamatan Kranggan, Senin (11/02/2019).

Deklarasi berlangsung di halaman kantor Kecamatan Kranggan, Jalan Jenderal Sudirman No.40, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Isi dari Deklarasi antara lain, menerapkan larangan merokok di lingkungan Kecamatan Kranggan, menolak terhadap penawaran iklan, promosi atau kerja sama yang berhubungan dengan rokok, tidak memberlakukan pemasangan papan iklan dan sebagainya yang beredar atau dipasang di lingkungan kantor. Lingkungan kantor Kecamatan Kranggan bersih dari, bau, asap, dan putung rokok.

Deklarasi itu dibaca langsung oleh Camat Kranggan Rachmi Widjajati, S.Sos.MM dihadapan seluruh staf juga pegawai seluruh kelurahan yang berada diwilayah Kecamatan Kranggan.

Peserta deklarasi kecamatan Kranggan-foto jen

Saat ditemui tim gemamedia.mojokertokota.go.id Rachmi sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa mengingat bahaya asap rokok yang sudah menjadi rahasia umum, terlebih lagi di Kecamatan merupakan tempat pelayanan kepada masyarakat. “Yang mendorong saya untuk mendeklarasikan lingkungan kerja yang bersih dari asap rokok ini berawal ketika saya melihat ada warga dan membawa anak kecil yang ingin melakukan pelayanan saat itu ada orang yang merokok, disitulah saya ingin mewujudkan lingkungan yang bersih dari asap rokok dan hal – hal yang berhubungan dengan rokok,” ungkapnya.

Selain itu masih kata Rachmi, kecamatan Kranggan bekerja sama dengan Puskesmas Gedongan untuk melakukan survey dan sosialisasi kepada seluruh staf yang bekerja di kantor kecamatan Kranggan tentang bahaya asap rokok. Pihaknya dan Puskesmas Gedongan terus melakukan bimbingan serta sidak di kantornya sewaktu-waktu. Disamping itu pihaknya juga berkomunikasi dengan semua pegawai dan setuju dengan kebijakan untuk tidak merokok di lingkungan kerja.

Penandatanganan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Kepala Puskesmas Gedongan kepada Camat Kranggan-foto jen

“Sanksi yang kami terapkan di lingkungan kantor untuk saat ini bagi pegawai yang ketahuan merokok di kantor atau lingkungan kantor ini akan mentraktir seluruh pegawai di kantornya. Bagi masyarakat yang mau melakukan pelayanan ternyata kedapatan merokok, kami menyuruhnya pindah ke tempat yang khusus kami sediakan diluar kantor untuk merokok,” tambahnya.

Menurut Rachmi, deklarasi Kantor Kecamatan bebas asap rokok tersebut bukan berarti melarang orang untuk merokok, namun membatasi aktivitas merokok yaitu hanya di tempat yang telah disediakan. “Ada aturan-aturan tertentu yang harus diperhatikan oleh warga saat akan merokok. Kami ingin membangun kesadaran agar warga bisa saling menghargai,” imbuhnya.

Kecamatan Kranggan merupakan Kecamatan pertama di kota Mojokerto yang melakukan deklarasi kawasan bebas asap rokok di ingkungan kerja kecamatan kranggan. Ini merupakan bentuk kerja nyata yang sesuai dengan visi misi Kota Mojokerto yang sehat, bermartabat, dan mempunyai daya saing, pungkasnya. (Jen/an)

 

Print Friendly, PDF & Email