Pembukaan pembentukan NPC Kota Mojokerto

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – National Paralimpic Comite (NPC) menjadi satu-satunya wadah bagi para difabel untuk bisa menyalurkan bakatnya dibidang olah raga. Melihat potensi yang besar dengan kondisi difabel di Kota Mojokerto, maka pembentukan NPC Kota Mojokerto menjadi prioritas utama.Pembentukan NPC  yang digagas oleh beberapa penyandang difabel di Kota Mojokerto dilaksanakan di ruang rapat Kantor Disporabudpar Kota Mojokerto, Jalan Joko Tole,  Kota Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (6/2/2019).

Pembentukan NPC Kota Mojokerto mendapat dukungan  sepenuhnya oleh Ketua NPC Jawa Timur yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula Kabid Pemuda dan Olah raga turut mendampingi, mewakili Kepala Disporabudpar  yang tidak bisa hadir karena acara kedinasan.

Ketua NPC Jawa Timur, Imam Kuncoro saat memberikan sambutan dalam acara pembentukan NPC Kota Mojokerto

Ketua NPC Jawa Timur Imam Kuncoro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembentukan NPC di Kota Mojokerto wajib dibentuk karena disini banyak potensi yang nantinya bisa menjadi kebanggaan dengan meraih berbagai prestasi dibidang olah raga.”Selama ini, atlit difabel memang belum terkoordinir dengan baik. Padahal sudah ada atlit difabel dari Kota Mojokerto yang berkiprah sampai tingkat nasional,” ungkap Imam.

Imam Kuncoro menambahkan , pembentukan organisasi ini sangat penting karena kegiatan paralimpic tidak hanya tingkat lokal saja, namun sudah tingkat internasioanal. Jadi sangat memungkinkan para difabel yang berprestasi akan ikut berperan serta ditingkat internasional.”Asean paragamers beberapa waktu lalu menjadi motivasi bagi kita para difabel untuk bisa menunjukkan prestasi dibidang olah raga,” kata Imam Kuncoro.

difabel Kota Mojokerto

Sementara itu, Kabid Pemuda dan olah raga Disporabudpar Kota Mojokerto, Dimas, menyampaikan apresiasi atas terbentuknya NPC Kota Mojokerto. Dengan terbentuknya organisasi yang mewadahi para difabel, bisa benar-benar menjadi wadah positif.”Secara mendasar, kami sebagai OPD yang menaungi bidang pemuda dan olah raga, sangat mendukung dengan adanya organisasi ini. Namun yang lebih terpenting bahwa jadikan organisasi ini sebagai organisasi yang sehat,” ujar Dimas.

Lebih lanjut  menurut Dimas , organisasi yang sehat itu ialah  berdasarkan undang-undang berlaku dan memenuhi syarat serta menjalankan segala kewajiban sebagai organisasi yang dinaungi oleh pemerintah.”Sekali lagi saya mewakili Kepala Disporabudpar  mengucapkan selamat dan mari bersama-sama membangun organisasi yang baik agar bisa mengangkat Kota Mojokerto menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Ron/yuk).

Print Friendly, PDF & Email