Lurah Miji (tengah baju putih) bersama warga-foto self

Pada umumnya kegiatan tah’lil atau sholawatan dilaksanakan dirumah-rumah atau di tempat- tempat ibadah, namun lain halnya dengan warga kelurahan miji, khususnya di kedungkwali IX tenggah Rt 04 Rw 02, tahlil dan sholawatan dilaksanakan dihalaman makam sunan batuh putih, untuk yang pertama kali setelah selesainya renovasi makam sunan batu putih yang terletak di lingkugan kedungkwali Rt 04 Rw 02 pada hari minggu tanggal 27/1/ 2019 telah mengadakan kegiatan Tahlil dan Sholawatan dihalaman sunan batuh putih.

Menurut lurah Miji Sunanto. SH, MM. Kegiatan tahlil merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah SWT, dan mengoingatkan kita pada kematian, bahwa kita sebagai manusia pasti akan mati. Dilaksanakan tahlil yang bertempat dihalam makam sunan batu putih dikandungmaksud agar warga masyarakat kelurahan miji dapat mengetahui dan memanfaatkan halaman makam sunan batuh putih sebagai tempat untuk wisata religi, sebelum orang luar sana mengenalya.

Sebelum dilaksanakan renovasi, memang sudah ada sebagian warga lingkungan kedungkwali yang berkunjung, bahkan telah banyak pengunjung dari luar daerah, seperti dari Jember, Banyuwangi dan masih banyak lagi yang berkunjung untuk mengadakan doa mengharap berkah. Sunan batu putih juga dikenal dengan nama lain Adidjaja Ningrat merupakan keturunan Raja Mataram, dan beliau merupakan orang yang pertama kali mbabat alas di lingkungan kedungkwali sambil menyiarkan agama islam dan beliau wafat dilingkungan kedungkwali dan wafat dimakamkan di lingkungan kedungkwali.

jamaah tahlil warga Miji -foto self

Sunanto berharap setelah dikenal dan banyak pengunjung, nantinya bisa meningkatkan pendapatan masyarakan sekitar dengan berjualan berbagai macam maknan dan minuman serta berjualan produk ungulan yang ada dikelurahn Miji, juga produk ungulan Kota Mojoketro. Makam  sunan batu putih selain untuk kegiatan keagamaan juga dapat dipakai untuk kegiatan sosial lainya seperti mocopat.

Sementara itu A. Saifudin S. Ag ketua LPM kelurahan miji mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan di makam sunan batu putih merupakan salah satu program untuk menyemarakan tempat wiasata religi yang dilaksanakan tiap bulan, dan tidak menutup kemungkinan dapat manfaatkan oleh warga maupun tamu dari luar daerah untuk melaksanakan tahlilan. Untuk kedepan tiap tahun akan diadakan ruah deso/ sukuran untuk kelurahan miji di tempat ini. (sef/ri)

Print Friendly, PDF & Email