MOJOKERTO -(GEMA MEDIA) – Satnarkoba Polres Mojokerto Kota berhasil mengungkap kasus peredaran kosmetik ilegal. Ratusan kemasan dari 19 jenis cream berhasil diamankan dari tangan tersangka RR (29) di rumahnya, Lingkungan Panggreman, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Hal ini disampaikan oleh Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH, SIK, M.Sc (Eng) dalam konferensi pers yang digelar di Aula Prabu Hayam Wuruk, Polres Mojokerto Kota, Jalan Bhayangkara no 25, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Senin (14/1/2019).

“Satresnarkoba Polres Mojokerto Kota berhasil mengungkap kejahatan tindak pidana peredaran kosmetik ilegal. Pengungkapan sendiri dilakukan anggota Satnarkoba pada tanggal 5 Januari lalu,” ungkapnya. Masih kata Kapolresta, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat jika di rumah tersangka di Lingkungan Panggreman, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto ada penjualan kosmetik tanpa izin edar. Dari informasi tersebut ditindaklanjuti petugas.

Kapolres Mojokerto Kota saat jumpa pers terkait kasus kosmetik ilegal-foto ron

“Anggota Resnarkoba kemudian melakukan penyelidikan dan benar dari rumah tersangka R telah menjual kosmetik yang diduga tanpa izin edar sehingga dilakukan pengrebekan. Di dalam rumah R ditemukan banyak kosmetik tanpa izin edar. Ada sebanyak 350 botol dari 19 jenis cream yang diamankan,” tambahnya.

Untuk tersangka RR, saat ini tidak dilakukan penahanan. Hal dilakukan karena beberapa pertimbangan, diantaranya, RR adalah tulang punggung keluarga yang harus mengurusi beberapa anaknya yang masih kecil. Selain itu tersangka juga bersikap kooperatif, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. “Untuk kasus ini, tersangka dijerat Pasal 197 sub Pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2018 tentang Kesehatan atau Pasal 62 ayat 1 Jo Pasal 8 ayat 1 dan Pasal 9 ayat 1 UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” pungkasnya. (Ron/ri)

 

 

Print Friendly, PDF & Email