Walikota Mojokerto foto bersama dengan Wakapolda, Forkompinda dan peserta

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Ribuan karateka siap bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Inkanas se-Jawa Timur, Piala Kapolda Jawa Timur ke IV tahun 2019, yang diselenggarakan di GOR Seni Majapahit, Jalan Gajah Mada 149, Kota Mojokerto, Jawa Timur (4-6/1/2019).Pembukaan kejurda saat ini dipimpin langsung Pembina Upacara  Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Drs. Tony Harmanto, MH, , dihadiri oleh jajaran forkopimda Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kapolres dari seluruh daerah di Jawa Timur serta ribuan karateka.

Dalam laporannya, Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono, SH, SIK, M.Sc (Eng) menyampaikan, penyelenggaraan ini mempunyai maksud dan tujuan sebagai wadah pembinaan dan pengembangan atlet usia muda dalam upaya pencarian bibit baru dan andalan Inkanas Jawa Timur, guna persiapan menghadapi kejuaraan nasional Inkanas Piala Kapolri pada Bulan Maret yang akan dilaksanakan di Padang, Sumatera Barat.

“Selain itu juga sebagai wadah silaturahmi antara pembina, pengurus dan atlet Inkanas di Seluruh Jawa Timur. Juga sebagai wahana kompetisi antar atlet untuk pembinaan dan pengembangan karate di Jawa Timur,” kata Kapolres Mojokerto.

. Upacara pembukaan Kejurda Inkanas Piala Kapolda ke IV

Pada kejurda kali ini, total peserta di seluruh kelas yang dipertandingkan sebanyak 1.239 dengan rincian, eksebhisi 108 peserta, usia dini 122 peserta, pra pemula 190 peserta, pemula 191 peserta, kadet 203 peserta, junior 182 peserta, under 21 sebanyak 108 peserta dan senior 135 peserta.

Sementara itu, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Drs. Tony Harmanto, MH dalam sambutannya mewakili Kapolda Jawa Timur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada panitia atas terselenggaranya kejurda Inkanas ke IV se-Jawa Timur.”Kejurda ini sebagai salah satu upaya mempopulerkan karate di Jawa Timur sekaligus untuk persiapan menghadapi kejuaraan karate tingkat nasional pada Bulan Maret mendatang,” ungkap Wakapolda.

Wakapolda berharap , kejuaraan ini  dapat menciptakan generasi muda sebagai penerus bangsa yang tangguh dan bermental kuat, secara khusus dapat mengharumkan nama Provinsi Jawa Timur.”Yang jelas dalam kegiatan ini sudah  terlaksana dengan baik, semangat dan penuh sportifitas, agar nantinya mendapatkan bibit atlet yang berkualitas,” imbuhnya.

Disamping itu karate ini bisa dijadikan sebagai wadah penyaluran bakat dan solusi bagi permasalahan generasi muda yang saat ini menghadapai era globalisasi dan informasi tanpa batas yang berpotensi cukup besar mempengaruhi perilaku generasi cenderung kearah yang negatif.”Harapan kita bersama, agar dengan karate, semua generasi muda mampu menjadi generasi yang tangguh dan tanggap, berjiwa patriot dan sportifitas tinggi,” pungkasnya. (Ron/yuk).

Print Friendly, PDF & Email