Walikota menyerahkan bantuan Baznas kepada tenaga honorer DLH -foto Rony

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mojokerto kembali menyalurkan bantuan kepada seluruh tenaga honorer di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto. Penyaluran bantuan dari para Muzaki tersebut berlangsung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Randengan, Lingkungan Randegan, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (27/12/2018). Hadir pada kesempatan tersebut, Walikota Mojokerto, jajaran pengurus BAZNAS Kota Mojokerto dan 192 honorer.

Walikota Mojokerto, H. Ika Puspitasari, SE memberikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kota Mojokerto yang berhasil mengelola keuangan secara baik dan profesional. Selain itu, banyak sekali warga masyarakat Kota Mojokerto yang bisa menikmati hasil dari dana tersebut. “Penghargaan yang diterima oleh BAZNAS menunjukkan bahwa kinerjanya selama ini sangat baik, profesional dan bisa dipertanggungjawabkan,” ungkap Ning Ita, panggilan akrab Walikota Mojokerto.

Masih lanjut Ning Ita, dana BAZNAS yang didapat dari sebagian penghasilan warga mampu, dikelola dengan baik dan disalurkan kembali kepada masyarakat kurang mampu dengan melihat kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Melihat hal ini, nampak kerjasama yang baik dan sinergitas antara pemerintah dan masyarakat. “Ini momentum yang sangat berharga, sejalan dengan program saya ke depan ialah memberikan bantuan dan pendampingan kepada masyarakat,” tambahnya.

Peningkatan kesejahteraan masyarakat, menjadi salah satu misi yang diemban oleh Walikota Mojokerto yang baru dan hal ini akan diperjuangkan semaksimal mungkin dengan berbagai macam cara, yang salah satunya memberikan bantuan permodalan dan pendampingan kerja. “Kita akan melakukan pendataan warga yang mempunyai usaha kecil atau ingin berwirausaha, kita berikan pelatihan, permodalan hingga bantuan fasilitas yang dibutuhkan serta memberikan pendampingan untuk lebih meningkatkan usahanya,” lanjut Ning Ita.

Walikota Mojokerto, H. Ika Puspitasari, SE berada di TPA Randegan-foto Rony

Atas program tersebut, Walikota akan menekankan kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kora Mojokerto, agar bisa memaksimalkan apa yang telah menjadi misi dari kepemimpinan Walikota yang baru dengan cara melakukan pemetaan basis ekonomi masyarakat. “Jika program ini bisa terlaksana dengan baik maka pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kota Mojokerto akan naik dan kesejahteraan masyarakat secara otomatis yang lebih bertambah,” pungkasnya. (Ron/ri)

Print Friendly, PDF & Email