Walikota Mojokerto Hj. Ika Puspitasasi-foto Any

MOJOKERTO – (GEMA MEDIA) – Dipenghujung tahun 2018, tampuk kepemimpinan di Kota Mojokerto sepenuhnya menjadi hak dan kewajiban Walikota dan Wakil Walikota yang baru. Setelah dilantik sebagai Walikota dan Wakil Walikota pada 10 Desember 2018 lalu, Ika Puspitasari, SE dan Achmad Rizal Zakariyah resmi menerima jabatan dari Walikota yang lama.

Serah terima jabatan (Sertijab) ini diselenggarakan di GOR Seni Majapahit, Jalan Gajah Mada no 151, Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (21/12/2018). Selain dihadiri oleh seluruh Kepala OPD di Pemerintahan Kota Mojokerto, jajaran forkopimda dan kurang lebih 250 undangan lainnya, acara ini juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, H. Soekarwo beserta rombongan.

Dalam penyampaian visi misinya, Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari menitikberatkan pada hampir semua sektor, terlebih lagi pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian rakyat. “Visi Kota Mojokerto ke depan ialah, terwujudnya Kota Mojokerto yang berdaya saing, mandiri, demokratis, adil, makmur, sejahtera dan bermartabat,” kata Ita, sapaan akrab Walikota.

Selain itu, lanjutnya, misi yang akan dilaksanakan antara lain mewujudkan SDM berkualitas melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan serta mewujudkan ketertiban, supremasi hukum dan HAM. “Disisi birokrasi, kami ingin mewujudkan pemerintah daerah yang efektif, demokratis, bersih, profesional dan adil dalam melayani masyarakat,” imbuhnya.

Misi Walikota di bidang perekonomian ialah mewujudkan ekonomi daerah yang mandiri, berdaya saing, berkeadilan dan berbasis pada ekonomi kerakyatan melalui peningkatan fasilitas pembangunan infrastruktur daerah. “Guna terjaganya stabilitas keamanan, misi kami yaitu mewujudkan ketahanan sosial budaya dalam kerangka integrasi nasional, pada tatanan masyarakat yang bermartabat, berakhlak mulia, beretika dan berbudaya luhur berlandaskan Pancasila,” ungkap Ita.

Melihat kondisi masyarakat Kota Mojokerto yang minim dengan sumber daya alam, walikota ingin mewujudkan partisipasi masyarakat melalui pemberian akses dan kesempatan dalam pembangunan, serta mewujudkan anggaran pendapatan dan belanja yang lebih mengutamakan kesejahteraan masyarakat.”Untuk itu, kami mengharapkan semua elemen saling bahu membahu untuk mewujudkan visi dan misi ini,” pungkasnya. (Ron/ri)

Print Friendly, PDF & Email